Oahhhhmmm....
Tuesday, December 20, 2005 | | 3 komentar |Udah lama ternyata gak update blog ku. Ntar deh. Capek.
Udah lama ternyata gak update blog ku. Ntar deh. Capek.
Gara-gara liat demo-demo BBM kemaren yang enggak diliput tipi, aku kok agak merasa era pengaturan kembali berita-berita yang muncul di tipi seperti eraHarmoko kembali lagi ya... :-(
Apa pola interverensi pamarentah sudah mulai lagi? Apa lagi dengar desas-desus kalo PNS gak boleh ngomongin kenaikan BBM.
Ah.. Semoga enggak bener pikiran burukku ini. Gak mau era kebebasan seperti ini berlalu lagi. Serem nanti kalo lagi iseng baca buku Marxis terus dijemput intel pulisi. Atau lagi asyik dengerin lagu genjer genjer -nya era PKI itu, terus dibui dah... pake pasal subversif :-(
Terus muncul lagi deh era penggusuran yang ganti rugi nya cuma 500 perak per meter.
*Berdoa demi Indonesia yang lebih baik*
Tadi siang sampe sore, nguprek-nguprek, browsing kesana kemari. Cuma pengen tahu all about gasohol. Gasohol yang pengen gw tahu itu yang tipe 10%. Jadi campuran antara 90% bahan bakar premium + 10% ethanol kadar 99,5%. Kenapa tipe 10%? Karena menurut referensi, tipe itulah yang tidak membutuhkan perubahan yang drastis pada mesin kendaraan bermotor. Palingan cuma sedikit memperkecil pasokan udara. Karena ethanol sendiri mengandung oksigen.
Cuma, buat cari ethanol dengan kadar air 0,5% bukan hal mudah. Rata-rata ethanol yang ada berkadar air 5%. Menurut referensi gw, ini berbahaya buat mesin. Karena berat jenis air lebih besar dari gasoline. Yang ada nanti malah air nya mengendap di dasar tangki bensin. Terhisap dah ke mesin.
Jebol Aawww... :(
Kok gw jadi repot urusin gasohol yah? :) Ini mah karena efek harga BBM yang naek. Cari-cari deh bahan bakar alternatif. Kebetulan pula gasohol lagi populer. Yang sudah jauh memakai gasohol itu negara Brazil. Sudah berani pake gasohol 25% ethanol.
Kalo di Indo, gasohol itu bisa jadi substitusi nya pertamax plus. Lumayan kan, dari pertamax seharga > 5500 rupiah. Kalo pake gasohol 10% bisa cuma seharga Rp 4800,-
Itungan dari mana tuh? Begini, harga 1 liter premium itu Rp 4500,- dan harga 1 liter ethanol 95% itu Rp 7500,- dengan perbandingan 90% premium + 10% ethanol = Rp 4800,- gasohol/ liter. Hitungan kasar sih. Persoalannya ethanol nya masih berkadar 95%. Biar dapat ethanol 99,5% kan butuh biaya lebih :-)
Aiii... 2 hari ini daku senang sekali men-download dengan to ol baru. Ternyata loh ternyata, ada wget for windows. Yummyy...
"Wget" itu semacam download manager. Biar kata di windows ada DAP. Tapi daku sudah jatuh cinta dengan "wget"". Gara-gara kelamaan bergaul dengan *nix nih. Asalnya "wget" si dari dunia *nix. Kecil, simple, dan textbased. Olala... :P~
Gara-gara pengen utik-utik template yang udah ada, malah bikin template -ku ancurrr!!! $@%#@%....
Semuanya gara-gara koneksi kampus super dudulzz ini yang mati mendadak. Mo!#!!#%$%... >:<
*tendang admin kampus biar beres kerjanya*
Write to the MBR. Assuming grub.conf is intact, continue with the process. Type "grub" (return) to enter the grub shell.
Tell grub where to find the requisite files. If you know where they are, enter something like:
root (hd0,1)
(hd0,1) means primary controller master, second partition. If you DON'T know where they are, type:
find /boot/grub/stage1
And then, enter the root command with the correct parameters. Note: If you are using a separate /boot partition, as the official documentation says: "... if you have the partition /boot and you install GRUB images into the directory /boot/grub, GRUB recognizes that the images located under the directory /grub but not /boot/grub.' Thus, if 'find /boot/grub/stage1' does not find the file, try 'find /grub/stage1'."
Next, type:
setup (hd0)
This command will install grub on the MBR of the first drive.
***********
Create GRUB boot floppy:
[root prompt]# fdformat /dev/fd0H1440
[root prompt]# mke2fs /dev/fd0
[root prompt]# mount -t ext2 /dev/fd0 /mnt/floppy
[root prompt]# grub-install --root-directory=/mnt/floppy '(fd0)'
[root prompt]# cp /boot/grub/grub.conf /mnt/floppy/boot/grub/grub.conf
[root prompt]# umount /mnt/floppy
***********
Sumber :
Google--"howto restore grub"
Niat awal pengen remastering Kubuntu live CD membuatku berpikir untuk membuat partisi baru. Sesampai di lab, terus cari-cari Partition Magic. Dan terbuatlah sebuah partisi ext2 baru ditengah-tengah antara partisi windowsdengan partisi Linux.
map -nya seperti ini :
/dev/hda1
/dev/hda2
/dev/hda3
/dev/hda4
/dev/hda5
----> Partisi baru ext2
/dev/hda7
/dev/hda8
/dev/hda9
Semuanya berjalan lancar sampai mulailah booting GRUB. Dan yang terjadi adalah... Arrggghhh!!! Tidak bisa booting!!! Yang muncul hanyalah :
grub>
Bingung mesti ngapain, soalnya sudah terbiasa dengan LILO (asli BT abis). Setelah duduk diam dan menyesali, terbersit ide untuk mencoba booting dengan Linux Live CD. Apa aja deh...yang penting Live CD. Tanya-tanya si Tomo, katanya ada ISO Knoppix STD. Ok, itu bisa dicoba. Turun ke bawah dan masuk kopma. Langsung ambil CDR kosong setelah sebelumnya menukar dengan uang Rp 2500,- mahal? Memang! Tapi ini kefefet. Mau coba burning ke ruang server. Dan yang terjadi pintu sudah terkunci :-( ternyata kepala labku telah menguncinya. Arrggghhh..!!! Siaaaalll...!!
Tanya kesana kesini ternyata ada yang punya cadangannya. Thanks God. Terbukalah pintu ruang server. Dan kopi Knoppix STD sudah matang. Fiuhh... Booting ke Knoppix STD, edit :
/boot/grub/menu.lst
Oh ya, semua tutorial aku dapat di google. Memakai keyword "howto restore grub". Dan hasilnya aku mesti edit dibagian ini :
title Ubuntu, kernel 2.6.10-5-386 root (hd0,6) ---> ini tadinya merujuk ke (hd0,5)
kernel /vmlinuz-2.6.10-5-386 root=/dev/hda8 ro quiet splash --> dari /dev/hda7
initrd /initrd.img-2.6.10-5-386
savedefault
boot
title Ubuntu, kernel 2.6.10-5-386 (recovery mode) root (hd0,6) ---> ini tadinya merujuk ke (hd0,5)
kernel /vmlinuz-2.6.10-5-386 root=/dev/hda8 ro single --> dari /dev/hda7
initrd /initrd.img-2.6.10-5-386
savedefault
boot
title Ubuntu, kernel memtest86+
root (hd0,6) ---> ini tadinya merujuk ke (hd0,5)
kernel /memtest86+.bin
savedefault
boot
Kemudian "reboot" dan booting ke GRUB, Lah kok gak ada yang terjadi cuma :
grub>
Pusiinggg...eh ternyata ada yang kelupaan. Dari GRUB daku mesti melakukan ini juga :
grub> find /grub/stage1
ini dilakukan karena di mesinku /boot diletakkan dipartisi tersendiri. Setelah yakin hasilnya adalah "root (hd0,6)" dilakukanlah :
grub> root=(hda0,6)
grub> setup=(hd0,6)
grub> reboot
Dan voilaaa..!!! GRUB ku telah kembali. Dan pilihan booting ke kernel 2.6.10 bisa berjalan. Wooaahhh!!! Leganya. Setelah 4 jam berpusing-pusing :D
Meski email yang bersangkutan "sedikit meragukan" dan "agak menghujat", tetapi telah membuat saya berpikir agak melenceng dari topik yangbersangkutan. Tentang fungsi sebuah Universitas. Mercu Buana. Apakah menciptakan seorang ilmuwan atau "blue collar"? Atau malah menghasilkan pengangguran-pengangguran baru? *seperti kata seorang dosen*
Lalu bagaimana dengan saya? Ah... akankah menjadi "pekerja" biasa :(
Kok jadi pesimis ya?.. Hiks..
Semalam penasaran sama yang namanya mie Aceh. Katanya sedap punya. Pedas diluar dan didalam. Kebetulan dari depok terus ke RS Pelni. Periksa Nia yang lagi flue + lemes. Tunggu hasil laborat kok lama banget, kebetulan pula sudah malam. Belum sempat makan malam. Sempat keluar kompleks RS Pelni trus liat di depan seberang jalan ada jual mie Aceh. Timbul niatiseng pengen nyobain mie Aceh.
Akhirnya terpesanlah mie goreng, karena tidak terlalu suka dengan mie kuah. Setelah mie terhidang di meja, dicoba lihat-lihat apa aja isinya. Tekstur mie nya sendiri besar, berwarna kuning tua. Berbalur bintik-bintik lada hitam. Rasanya agak kesat. Yang agak unik di sambalnya ada acar bawang :) selama ini gw cuma tau acar mentimun, lobak. Nah ini acar bawang coba.Agak aneh kalau diliat. Trus coba dirasain, nyam... Enak juga. Tidak berasa karakteristik bawangnya. Enak... :)
Mie nya sendiri secara keseluruhan menurutku kok kurang pedas ya? Tidak seperti kata orang yg super pedas. Masih kalah dengan nasi goreng salatiga :D
Apa karena ada penyesuaian lidah orang jakarta yang gak terlalu suka rasa pedas? Agak berasa pedas sedikit kalau sudah mulai mengunyah cabe nya. Ini mie Aceh yang pake "itu" gak ya?.. :D seperti yang terkenal selama ini. Tapi kok gak ada rasa spesial "itu" nya.. Hehehe... Bodo ah..
Oh ya, mie plus sebotol teh Kita mesti ditebus dengan Rp 5500,- untuk mie dan Rp 2000,- untuk the botol.

Makan..makan.. Persoalan utama kalo lagi jalan-jalan. Nah di Jogja, terutama malioboro. Ada tips makan murah meriah gak sampe 5rb perak.
Bangunlah sepagi mungkin. Paling enggak sebelum jam 1/2 tujuh pagi. Di jalan-jalan bertebaran mbah-mbah jualan bubur plus gudeg. Ada sebagian yang ditambah dengan sambal goreng krecek. Bisa makan pake alas daon pisang atau pake piring. Ada beberapa yang sedia nasi, selain menu bubur.
Letak geografis para mbah-mbah penjual gudeg pagi ini, ada di trotoar terdekat tempat anda. Kalau bisa dekatilah keramaian macam terminal, stasiun, pangkalan becak atau pangkalan angkot.
Hhuaahhh... Bangun terlambat tadi euy.. :( lari-lari dari perempatan menuju stasiun Balapan. Untung gak ketingalan kereta. Fiuhh... Naik Prameks (Prambanan Ekspress) jurusan Solo Balapan - Jogja Tugu. Sampai Stasiun Tugu jam 10 pagi.
Bingung cari penginapan, akhirnya nemu juga penginapan Bhinneka. Seperti yang Yogyes rekomendasikan. Ada di Jl. P. Mangkubumi. Blakang kantor BCA. Masih renovasi sih.. Agak brisik.. Tapi lumayan, deket banget sama stasiun tugu. Gak jauh pula dari jalan malioboro. Gak dipinggir jalan besar juga. Sebenernya si nggak brisik-brisik banget kalau paratukang bangunan yang renovasi ini penginapan gak lagi sibuk kerja.
Sekarang ngapain yah? Umm.. Kliling dulu aja deh. Liat-liat jalan. Trus sholat jum'at, abis itu ke stasiun Tugu.
Terdengar asing, tapi arti harafiahnya "nasi bungkus porsi kecil sekali". Lauk cukup secuil kecil ikan asin plus sejumput kecil sambal trasi. Berkesan ajaib kalau belum pernah makan :)
Sebenernya yang seru itu suasananya. Mungkin orang bilang serunya warung kopi. Kalau di solo ya serunya warung sego kucing. Mulai bincang politik,keluarga, sampai ngobrol jorok sekwilda, empuk-empuk kelonan :D huehehehe...
Kata sepupu gw rekomendasi warung sego kucing ada di Jl. MT. Haryono No.53, Solo, telp 081329057050. Bertanda "Lesehan-Wedangan KLITIK".
Rame bow.. Buanyak banget langganannya. Konon ongkos belanja bliaw ini sebulan 1,5 jt. Termasuk orde besar untuk warung sego kucing yg kebanyakan mengandalkan makanan titipan dari orang lain. Modal mereka hanya berbagai macam minuman plus tempat dan keramahan ;-)
Disini, minuman khas yang disajikan berupa :
- Kopi plus jahe.
- Teh plus jahe.
- Jeruk plus jahe.
Warung sego kucing ini kalau di klaten, semarang dan sekitarnya lebih terkenal dengan nama HIK. Semacam warung tempat makan paling murah untuk kelas kebawah dan kebawah :D
Cuma pada prakteknya, semua tingkatan golongan berkunjung juga kesini. Tergantung selera aja sih.
Seru si dijamin. Oh ya, rekomendasi tempat kedua di depan gerbang belakang kampus UNS Kentingan. Tapi libur kalau malam minggu.
Sugeng dhahar.. :)
Capek puter-puter liat web-web yang bertebaran cari penginapan murah di jogja.. yang pasti ada Prawirotaman ama Sosrowijayan. Trus ada lagi Hotel Bhinneka yang katanya deket banget ama Stasiun Tugu. Entah nanti cari yang mana :) ... Kan kuikuti kemana kaki melangkah.
Sekarang si mikir makan dulu. Di larikanlah ke warung "Sego liwet", gak ngarti apa itu. Kaya nasi lunak plus dikasi sayur "labu siam" plus opor ayam. Panas banget... Trus duduk nya di trotoar. Menghadap dinginnya jalan di malam hari. Huehehe.. Gak ah..Solo panas kok. Hangat kali, bukan dingin :>
Katanya si di daerah Laweyan, Surakarta. Lumayan enak.. :) nyam... Nyam... Apa karena perut lapar yah...? :>
Ini tempat makan atas rekomendasi sepupu gw, Amir Mutohar. Setelah meng- hijack temennya yang lagi menikmati susu murni si- JACK. Mau aja mereka mengantar kita-kita buat makan nasi liwet ;-)